🚍 BUS KOTA
Sebuah bus kota melaju pelan memasuki bundaran dekat alun-alun Purwokerto.
Di tengah bundaran berdiri patung kota dengan air mancur yang menyembur tenang, seolah sudah terbiasa melihat kendaraan berputar rapi mengelilinginya.
“Putarannya satu lagi ya,” kata sopir sambil memutar setir.
Bus itu tidak pindah kota, tidak ganti rute, dan tidak mendadak jadi angkot. Ia hanya berputar mengelilingi pusat bundaran dengan sudut tertentu. Arah berubah, posisi berubah, tapi bentuk bus tetap sama, ya iyalah masa berubah jadi warung kopi.
Kalau bus itu bisa bicara, mungkin ia akan berkata, “Aku tidak ke mana-mana, aku cuma rotasi.”



-teks%20jpg.jpg)

